taruna_afc

Taruna Rimbawan AFC (Al Ghiffari Forest Communiti) merupakan salah satu LSM yang bergerak secara kontinyu dalam penanaman hutan kembali. Taruna Rimbawan AFC terbentuk karena keprihatinan dari pendirinya yakni Pak Ishaq Ibrahim yang tinggal di daerah Cemplang Leuwiliang (kabupaten Bogor) melihat banyaknya pohon-pohon yang berfungsi sebagai resapan air mulai berkurang di daerah sekitarnya, hatinya terenyuh melihat hal tersebut. Terbayang dipelupuk matanya akan masa depan dari anak cucunya yang mungkin tidak akan merasakan kesejukan alami atau suara senandung yang khas dari beradunya pohon-pohon bambu yang diterpa angin, belum lagi hilangnya mata air yang dahulu sangat mudah sekali ditemukan.

Untuk itu beliau dengan dibantu oleh beberapa rekannya dan juga anak-anaknya yang masih sekolah di tingkat Tsanawiyah (SMP) dan sekolah dasar mulai melakukan beberapa kegiatan.

Salah satu langkahnya adalah melakukan pendekatan kepada masyarakat akan pentingnya hutan adalah melalui kegiatan kampanye penghijauan bersama pelajar disemua jenjang pendidikan dengan metode kognitif, afektif dan psikomotor mulai dari kegiatan pengolahan limbah yang dihasilkan oleh kegiatan masyarakat berupa timbulan sampah yang diproses menjadi kompos cair dan padat, serta pemanfaatan aneka barang non organik untuk peningkatan penghasilan dan pembiayaan kegiatan

Adapun kegiatan nyata masyarakat pelajar adalah berupa pengenalan teknik pengolahan kompos melalui pola 3M ( Memisahkan, menggunakan kembali dan mendaur ulang) sebagaimana yang diamanatkan undang undang no 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah domestik dan UKM. Selanjutnya kompos yang dihasilkan menjadi media tanam mulai dari menyemai,  menanaman hingga merawat berbagai tanaman jenis kayu-kayuan dan jenis MPTS yang kelak akan menjadi kekayaan hutan dan alam indonesia oleh generasi muda yang akan menghirup udara lebih segar dan kehidupan dunia yang lebih nyaman dikemudian hari.

  

” Hijaulah Kembali HutanKu, Go Green IndonesiaKu. Ingatlah akan Amanat yang telah Allah SWT berikan bahwa kita semua adalah Khalifah dimuka bumi bukan sebagai PERUSAK akan tetapi sebagai penjaga keseimbangan. “